Senin, 11 Oktober 2010

Pameran lukisan Sukorejo, 1-3 Oktober 2010. Di Gedung eks Kawedanan Selokaton, sebelah utara alun-alun Sukorejo.

Disana hadir pula seorang seniman ndhableg asal desa Kebumen Sukorejo. Sebut saja Paryanto, dia menampilkan sejumlah karya lukis dg model figura dari cabang kayu kopi yg unik. Pasalnya acara pameran sangat mendadak dan tak ada waktu untuk membuat figura yg layak. Namun demikian tak mengurangi kesan artistik dan rasanya serasi dg sejumlah karya2 pahat yg berkesan horor. Suasana sungguh berbeda saat memasuki ruang tengah pameran, disitu tampak seperti museum gotik, apalagi hadir pula sebuah lukisan Nyi Roro Kidul karya Paryanto tahun 2000.

Pameran lukisan 1-3 Oktober 2010

Acara yang diresmikan secara simbolis dan khidmat oleh bapak Camat setempat(Heru Purnomo) itu berlangsung dengan lancar. Di hadiri oleh sejumlah seniman lukis Sukorejo, siswa para juara lukis tingkat SD, SLTP, SLTA. Dan para guru seni rupa Kendal. Meskipun sering terjadi lampu padam namun tidak menyurutkan para pengunjung untuk berdatangan dan sekedar menikmati karya2 anak Sukorejo. Acara tsb digelar atas kerjasama PERUPA(Persatuan Guru Senirupa) dan seniman.

Senin, 22 Februari 2010

Lukisan terkecil galery 77

judul: bunga diantara duri
bahan: cat minyak, kanvas
ukuran: 1 cm x 8 ml

judul: adu jago
bahan: cat minyak, kanvas
ukuran: 3 cm x 2 cm


Sabtu, 05 Desember 2009

CARA MEMBUAT ALAT PEMOTONG BUSA [GABUS]

a. Kayu lempengan [papan].
b. Paku triflek dua buah.
c. Kabel mono ± 40 cm.
d. Sakelar.
e. Kawat Necklin ±15 cm.
f. Adaptor.

- Pertama-tama bentuklah kayu lempengan tersebut menyerupai huruf “Y”, buatlah sedemikian rupa, kedalaman masuk pada lembar busa tergantung panjang dan pendeknya dua sisi cabang pada huruf Y tersebut.
- Benamkan dua paku dikedua ujung cabang kayu, sisakan ± 2 mm untuk tempat mengait kawat Necklin dan kabel mono.
- Lilitkan kabel mono di sisi-sisi kayu dengan alat perekat [solasi / lakban], kaitkan pada dua paku diujung kayu, ujung yang lain kaitkan pada sakelar [on-off].
- Pasang sakelar diujung kaki kayu yang mudah di jangkau oleh jari.
- Untuk mendapatkan kawat Necklin carilah didalam bekas lampu neon atau beli saja di toko elektronik. Lalu rentangkan kawat Necklin tersebut dan kaitkan pada paku diujung kayu untuk menghubungkan dengan kabel mono, lalu tekan / pukul dengan palu sampai benar-benar terbenam kuat agar ikatan kabel tidak lepas.
- Gunakan Adaptor sebagai penghantar arus listrik yang diperlukan, atur sesuai kebutuhan, jika terlalu panas turunkan voltasenya, jika kurang panas maka tambahkan voltasenya, itu dapat dirasakan melalui berat dan ringannya saat menarik alat pemotong selama masih berada ditengah-tengah / didalam lembar busa.
- Untuk memudahkan saat memotong busa dan agar bekas potongan tidak bergelombang karena mungkin efek getaran pada tangan, sebaiknya buat / gunakan cetakan huruf [mal] dari bahan kertas karton.
Semoga ini bermanfaat bagi kita yang hobi berkreatifitas, selamat mencoba

CARA MEMBUAT LUKISAN CAT MINYAK YANG HEMAT DAN EKONOMIS

1. Sediakan 4 potong kayu [bahan reng] ukuran bebas.
2. Kain Blaco seperlunya.
3. Lem kayu secukupnya.
4. Semen warna putih / cat tembok warna putih.
5. Kuas berbagai macam ukuran.
6. Minyak cat.
7. Cat lukis.
8. Staples / paku triflek secukupnya.

- Mula-mula potong keempat kayu tersebut sesuai ukuran yang diinginkan, potong vertikal [siku] pada ujung kayu, pastikan ukuran panjang kayu sama sisi, ukuran bebas sesuai keinginan. Kaitkan ujung –ujung kayu yang kuat dengan paku.
- Rentangkan kain Blaco dibawah kayu [span-ram] tersebut, lalu potong dan sisakan melebihi span-ram ± 3 cm. Untuk memberi kesan serat menyerupai kanvas asli, tarik kain tepat pada tengah-tengah sisi kain lalu paku / stapleslah dengan kuat, tarik sisi lainnya secara diagonal, usahakan tetap kencang lalu paku dengan kuat, begitu seterusnya sampai kain benar-benar kencang pada permukaannya.
- Aduk lem kayu dan semen putih hingga rata dan kental dengan bantuan air.
- Lumuri permukaan kain “kanvas” tersebut dengan adonan diatas sampai rata, tunggu sampai benar-benar kering.
- Jika permukaan kanvas benar-benar sudah kering, mulailah melukis, cari bahan / gambar yang akan dijadikan jiplakan.
- Buatlah lebih dulu background gambar dengan cat agak cair. Untuk memudahkan kuas saat membentuk gambar gunakan minyak cat yang tak mudah kering [Tiner B].
- Saat melukis buatlah lebih dahulu bentuk gambar paling jauh, lalu agak dekat dan paling dekat. Jangan ragu-ragu menerapkan catnya. Usahakan komposisi gambar pada kanvas tetap stabil dan seimbang.Gambar tidak perlu harus sama dengan obyek jiplakan karena mungkin kemampuan anda belum sampai kearah sana.
- Beri tanggal, bulan dan tahun pembuatan pada sudut kiri bawah sebagai acuan fase-fase pembelajaran melukis anda di masa mendatang. Semoga ini bermanfaat bagi kita.
- Gali potensimu dengan melukis, selamat mencoba!